Fakta Menarik Band Queen, Ternyata Asal Kampus

Band Queen merupakan band terkenal pada masanya, yakni pada tahun 80an, tentu memiliki sejumlah fakta yang menarik untuk dibahas. Apa sajah itu? Langsung aja kita bahas mengenai band quuen yang menjadi banyak https://clonardiscoduro.org/roulette/ perbincangan pada masanya diantaranya

  1. Freddie Mercury dibesarkan di India

Sang vokalis utama ternyata memiliki fakta baru bahwa ia merupakan sosok yang dibesarkan di india, meskipun sebelumnya ia dilahirkan di zanzibar. Ternyata tidak cukup banyak orang yang mengetahui fakta menarik ini loh, padahal sang vokallis merupakan aktor ternama dan terpenting di band ini, ia juga sekolah di kolonial india.

  1. Nama band sebelum Queen

Sebelum terkenal seperti sekarang ini, ternyata pada awalnya gitaris Brian May dan drummer Roger Meddows Taylor menciptakan band terlebih dahulu yang bernama smile. Pada mulanya bahkan Mercury tidak join, namun ternyata akhirnya memutuskan join grup band ini Judi Slot Online Jackpot Terbesar yang masih bernama smile, merupakan band asal kampus. Yap betul sekali sang vokalis lah yang membuat band ini cukup terkenal, karena tanpa adanya vokalis tentu tidak dapat menjadi sebuah band sejati.

  1. Gitaris Brian May berpendidikan tinggi

Brian May, yang pertama kali memulai Smile ketika dia belajar di Imperial College London dan masih menyelesaikan gelarnya setelah band mulai mengadakan tur. Dia belajar fisika dan menyelesaikan PhD dalam bidang astronomi. Sang ayah sempat tidak merestui kariernya di industri musik. Namun tidak sampai bertahun-tahun kemudian, Queen telah mencetak pertunjukan di Madison Square Gardens di AS dan May mengundang ayahnya untuk hadir.

  1. Album pertama Queen gagal

Queen pertama kali menjalin kontrak dengan Trident ketika mereka masih mahasiswa. Queen dipaksa merekam lagu-lagu mereka di studio sekitar pukul 02.00 sampai jam 06.00 karena jadwal mereka yang saling bertentangan.

  1. Queen gagal di sebagian besar tur pertama

Meskipun menjadi sensasi dunia selama tahun 1970-an, band ini khawatir tidak mendapatkan cukup uang dari lagu dan penampilan mereka. Jadi band memutuskan untuk menyusun kembali cara mereka memproduksi musik. Mereka membuat lagu-lagu untuk perusahaan produksi yang kemudian menjualnya ke perusahaan rekaman.